Sistem Operasi

Panduan Instal Linux Untuk Pemula , Lengkap !

Panduan Instal Linux – Sistem operasi yang digunakan oleh perangkat komputer ataupun laptop ternyata tidak hanya Windows saja , namun juga ada sistem operasi lainnya yang salah satunya yaitu Linux. Berbeda halnya dengan Windows yang berbayar , Linux bisa digunakan secara gratis dan legal untuk para penggunanya.

Walaupun gratis , namun kualitas Linux sendiri tidak kalah hebatnya Slot Cakrabet dengan Windows dan sistem operasi lainnya. Bahkan Linux telah dikenal sebagai sistem operasi yang kebal dari serangan virus atauapun malware. Selain itu Linux juga mensupport banyak bahasa pemograman dan mudah digunakan untuk konfigurasi database. Tak heran jika Linux menjadi os favorit bagi para hacker , programmer, developer, geeks, dan lain sebagainya.

Nah untuk kalian yang tertarik dan ingin merasakan secara langsung sensasi sistem operasi Linux , kalian bisa mencoba menginstalnya di komputer atau laptop kalian dengan berbagai cara sesuai keinginan kalian. Yuk langsung saja kita simak panduan instal linux untuk pemula terlengkap berikut ini !

Mencoba Linux Tanpa Diinstal (Live CD)

 

Teknik ini sebenarnya sangat tidak direkomendasikan untuk para pemula dan hanya diperuntukan oleh orang yang telah ahli dan mahir linux untuk tujuan perbaikan sistem/maintenance. Alasannya karena kalian menggunakan Live CD , maka semua perubahan dan update yang kalian lakukan pada linux Live CD akan menghilang dan tak tersimpan dikomputer ketika direstart.

 

Namun jika kalian bersikeras ingin mencoba linux secara live dengan perubahan yang tetap tersimpan ketika direstart , kalian bisa menggunakan cara Persistence Live USB Flashdisk.

 

Mencoba Linux Tanpa Diinstal (Persistence Live USB)

 

Berbeda dengan cara  live CD yang tidak menyimpan perubahan setelah komputer restart , cara Persistence Live USB Flashdik memungkinkan linux untuk menyimpan perubahan walau komputer direstart.

 

Namun cara ini ada batasannya seperti tidak bisa update kernel dan mengubah file system namun kalian tetap bisa belajar dan bermain dengan linux , mulai dari menginstal aplikasi hingga bisa menjalankan linux di komputer manapun tanpa perlu install apapun,cukup dengan colok USB Flashdisk kalian.

 

Install Linux Dual Boot Windows

 

Cara yang satu ini mengartikan jika kalian akan menginstall Linux pada hardisk yang sama tanpa harus menghapus Windows jadi hardisknya akan di bagi dua. Jadi ketika komputer Agen Sbobet Terpercaya dinyalakan , ada dua pilihan sistem operasi yang ingin kalian gunakan , yaitu Linux dan sistem operasi kalian yang sebelumnya.

 

Keunggulan install linux dengan teknik dual boot:

 

  • Linux akan berjalan dengan performa sesui dengan kemampuan/spec hardware
  • Sistem operasi lama tidak akan terhapus dan tetap bisa digunakan dengan memilih sistem operasi mana yang akan digunakan saat booting
  • File yang berada di sistem operasi sebelum nya bisa kamu buka dan kelola dari linux

 

Kekurangan install linux dengan tehnik dual boot:

 

  • Perlu mengukuti panduan dengan teliti dan berhati-hati agar tidak terpeleset saat melakukan pra dan proses installasi yang menyebabkan file yang berada di sistem operasi sebelum nya terhapus secara tidak sengaja.
  • File yang berada di linux tidak bisa dibuka dari windows, jika diletakan di partisi linux/ partisi dengan format yang tidak didukung windows (selain FAT & NTFS windows gak bisa baca)
  • Perlu restart komputer untuk berpindah dari sistem operasi linux ke sistem operasi sebelum nya dan sebaliknya.

 

Install Linux di Windows (virtualisasi)

 

Uniknya , kalian bisa menginstal Linux di dalam Windows dengan aplikasi virtualisasi. Cara ini cukup berbeda dibandingkan cara sebelumnya karena kalian tidak perlu memecah/membagi harddisk. Kalian hanya perlu perlu install software virtualisasi Virtualbox dan sudah bisa menjalankan linux di dalam windows.

 

Keunggulan install linux dengan tehnik Virtualisasi :

 

  • Lebih mudah dari teknik dual boot karena tidak perlu melakukan pemecahan partisi
  • Tidak ada resiko file hilang karena terpeleset saat proses intall, karena tehnik ini tidak mengubah struktur harddisk.
  • Kamu bisa menggunakan Linux dan Windows/sistem operasi lain pada saat yang bersamaan tanpa perlu proses restart untuk memilihnya seperti tehnik dual boot.

 

Kekurangan install linux dengan tehnik Virtualisasi :

 

  • Memerlukan ruang Harddisk dan RAM lebih banyak,karena secara teknis kamu menjalankan 2 sistem operasi di satu komputer sehingga performa/kecepatan komputer akan terpecah.
  • Kecepatan Linux tidak secepat saat menggunakan teknik dual boot
  • Sistem operasi utama (Windows) akan sedikit lambat karena RAM dan hardisk dipakai sebagian oleh Linux yang berjalan secara Virtualisasi.
Sistem Operasi

Sejarah Sistem Operasi Komputer Serta Fungsi Dan Jenisnya

Sejarah Sistem Operasi Komputer – Sistem operasi merupakan sebuah penghubung antara pengguna dari komputer dengan perangkat keras komputer. Secara umum , Sistem Operasi berarti pengelola seluruh sumber-daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan (system calls) ke pemakai sehingga memudahkan dan menyamankan penggunaan serta pemanfaatan sumber-daya sistem komputer.

Dalam sejarahnya , sistem operasi mengalami perkembangan yang sangat pesat. Nah berikut ini akan kami paparkan sejarah sistem operasi yang dibagi menjadi 4 generasi.

Sejarah Sistem Operasi Komputer

Sistem operasi generasi pertama (Tahun 1945 – 1955)

Generasi pertama menjadi awal perkembangan sistem komputasi elektronik sebagai pengganti sistem komputasi mekanik. Belum ada yang namanya sistem operasi pada generasi pertama sehingga membuat sistem komputer diberi instruksi yang harus dikerjakan secara langsung.

Sistem operasi generasi ke-dua (Tahun 1955 – 1965)

Generasi yang kedua memperkenalkan BPS (batch processing sistem) yaitu pekerjaan yang di kerjakan dalam satu rangkaian, lalu di eksekusi secara berururan. Pada generasi ini sistem komputer masih belum dilengkapi oleh sistem operasi , namun beberapa fungsi sistem operasi sudah ada.

Sistem operasi generasi ke-tiga (Tahun 1965 – 1960)

Di generasi ketiga sistem operasi terus berkembang untuk melayani banyak pemakai sekaligus, dimana user atau penguna dapat berkomunikasi lewat terminal secara online ke komputer, maka sistem operasi menjadi multi user (Digunakan oleh banyak penguna sekaligus) dan multi programing (Melayani banyak program sekaligus).

Sistem operasi generasi ke-empat (Tahun 1980an–pasca 1980an)

Memasuki generasi keempat , sistem operasi telah dimasukan untuk jaringan komputer, dimana user menyadari keberadaan komputer yang saling berhubungan satu sama lainnya. Pada generasi ini para pengguna komputer dibuat nyaman dengan Graphical User Interface yaitu antar-muka komputer yang berbasis grafis yang sangat nyaman. Selain itu pada masa ini juga dimulai era komputasi tersebar dimana komputasi-komputasi tidak lagi berpusat di satu titik, tetapi dipecah dibanyak komputer sehingga tercapai kinerja yang lebih baik.

Fungsi Dari sistem Operasi Komputer

Fungsi sistem operasi terbagi menjadi tiga, yaitu :

  • Sebagai pengatur penggunaan perangkat keras oleh berbagai program Aplikasi serta para user.
  • Sebagai pengawas penggunaan perangkat keras, Program aplikasi dan user (resource allocator).
  • Sebagai pengendali yang bertujuan untuk Menghindari kekeliruan (error) dan penggunaan komputer yang tidak perlu.

Jenis Sistem Operasi

Jenis sistem operasi yang bisa digunakan antara lain :

  • Posix, Unix, Ms Dos, Ms WINDOWS, Linux, Apple dll. Dari sekian banyak sistem operasi dapat dibagi menjadi dua berdasarkan kontak (interface) yaitu :
    • Coman line interface (CLI) Coman line interface (CLI) adalah kontak user dengan perangkat keras berbasis text (huruf, angka, dan simbol atau tanda baca) contonya : MS Dos, posix, linux.
    • Grafical user interface (GUI) Grafical user interface (GUI) adalah kontak user dengan perangkat keras berbasis gambar atau grafik. contohnya: Ms windows, unix, Linux